Motoengine.com – Dear Motolova, masih membingungkan ya regulasi atau peraturan dari kejuaraan motor super sport WorldSSP yang diadakan oleh Dorna dan FIM ketika diumumkan beberapa hari lalu. Pertanyaannya adalah dengan kapasitas cc mesin yang berbeda kok bisa kumpul jadi satu kelas. Sudah diumumkan ada empat motor yang masuk kualifikasi yaitu Honda CBR500R, Kawasaki Ninja 300, Yamaha R3 dan KTM 390. Nah dari perbedaan kubikasi mesin itu bisa menjadi satu kelas di kejuaraan super sport 300 pada WorldSBK 2017 apa sih regulasinya? Untuk peraturan lengkapnya bisa buka di website FIM-Live.

img_5461-01_wm

Intinya adalah motor yang digunakan adalah standar pabrikan yang sudah diproduksi massal dan dikategorikan sebagai  mesin  kelas A2 standar eropa. Terkait ada perbedaan kapasitas cc motor maka ada beberapa  regulasi yang disematkan antara lain:

Berat minimum motor:

Honda CBR500R 150 KG, Kawasaki Ninja 300 140 KG, Yamaha R3 140 KG, KTM 390 136 KG.

Pembatasan maksimum RPM:

Honda CBR500R 10.500 RPM, Kawasaki Ninja 300 13.000 RPM, Yamaha R3 13.000 RPM, KTM 390 10.500 RPM.

_mg_2183-01_wm

Apakah regulasi yang berbeda untuk menyamakan kemampuan mesin karena ada perbedaan kapasitas cc mesin bisa membuat fair jalannya lomba?  Nanti kita lihat World Super Sport tahun 2017, siapa yang bakal mendominasi.

screenshot_2016-10-01-05-53-06-01

screenshot_2016-10-01-03-29-30-01

screenshot_2016-10-01-05-53-46-01

  Garuda Muda yang bertarung di gelaran balap bergengsi WorldSSP300 Ceko, Galang Hendra Pratama berhasil
Berkah THR (Tunjangan Hari Raya) menjelang hari raya Lebaran tentunya disambut gembira oleh mereka yang
  Galang Hendra Pratama kembali membuktikan konsistensinya menjadi Rider tercepat. Garuda Muda asal Yogyakarta ini
Aktivitas mudik selalu dijalani tiap tahun menjelang Hari Raya Lebaran. Momen itu pun menjadi tradisi