Motoengine.com – Desain yang apik dan anti mainstream pada Yamaha Xabre diawal kemunculannya pada awal Januari 2016 ternyata cukup menyita perhatian publik dan sukses dalam penjualannya tetapi makin kesini semakin kurang diminati oleh konsumen. Pernah sukses terdistribusi diatas 4000an sebulan lalu menurun jadi 2000an, 1000an hingg terdistribusi 497 unit bulan Januari & 560 unit di Februari. Walaupun di dalam negri penjualan Yamaha Xabre terus menurun tetapi penjualan eksport turut membantu pendapatan Yamaha karena bjsa terjual 700an dan 800an unit di bulan Januari dan Februari 2017.

Memang banyak faktor yang menjadi penyebab menurunnya penjualan suatu prodak, salah satunya case di Yamaha Xabre adalah masih menggunakan mesin lama yang basenya mesinnya sama seperti yang digunakan Yamaha NVL, R15 & Yamaha MX King 150, bukan karena kurang tangguhnya mesin tetapi semata-mata konsumen inggin disuguhi mesin baru yang lebih advance & bukan hanya bentuk model motor yang keren saja.

Untungnya sekarang prodak- prodak terbaru Yamaha di 150 cc sudah menggunakan mesin generasi terbaru 155cc yang menggunakan VVA dan sudah diterapkan pada Yamaha Nmax, Yamaha Aerox dan All New R15.  Tentu 150cc yang lain seperti Vixion dan Xabre jika ingin eksis penjualannya untuk segera berbenah bukan sekedar gonta-ganti striping atau warna saja.

 

 

 

  Garuda Muda yang bertarung di gelaran balap bergengsi WorldSSP300 Ceko, Galang Hendra Pratama berhasil
Berkah THR (Tunjangan Hari Raya) menjelang hari raya Lebaran tentunya disambut gembira oleh mereka yang
  Galang Hendra Pratama kembali membuktikan konsistensinya menjadi Rider tercepat. Garuda Muda asal Yogyakarta ini
Aktivitas mudik selalu dijalani tiap tahun menjelang Hari Raya Lebaran. Momen itu pun menjadi tradisi