Kualifikasi yang sulit bagi para pebalap Astra Honda Racing Team pada Sabtu (9/6/2018) di Circuit de Barcelona-Catalunya. Dua pebalap Indonesia berbakat ini sama-sama terjatuh pada awal sesi kualifikasi pertama (QP1) di kelas masing-masing, yang membuat mereka tidak bisa kembali ke lintasan dan harus menunggu sesi kedua pada siang hari. Dimas Ekky akhirnya meraih posisi start ke-9 di kelas Moto2, sementara Gerry Salim di urutan ke-29 di kelas Junior World Championship.

Dimas kurang beruntung saat menjalani QP1. Pada lap ketiga, dia terjatuh di tikungan 3. Meskipun timnya sudah berusaha keras untuk memperbaiki kerusakan motor, Dimas tetap tidak bisa kembali ke lintasan hingga sesi berakhir. Dia menutup sesi ini dengan berada di urutan ke-15 dengan catatan waktu 1:47,810. Pada kualifikasi kedua (QP2), dia mencatat kemajuan penting, meskipun masih merasakan sakit di lutut kiri akibat terjatuh pada sesi sebelumnya. Pebalap AHRT ini kembali mendapatkan kepercayaan diri lalu mencatat putaran terbaik 1:46,526 detik, dan berada di urutan ke-8. Dimas sempat mencatat waktu putaran 1:46,2, tetapi dibatalkan karena dia melewati batas lintasan.

Dimas akan memulai dua balapan dari posisi start ke-9, dan bertekad untuk mengulang prestasi tahun lalu saat berhasil naik podium. Gerry hanya bisa menyelesaikan dua lap pada QP1 setelah terjatuh di tikungan 9. Krunya juga berusaha untuk memperbaiki kerusakan mesin, tetapi tidak memungkinan. Gerry berada di urutan ke-28 dengan catatan waktu 1:51,255. Pada sesi siang, rookie tersebut menyelesaikan 15 lap untuk mendapatkan kepercayaan diri dan akhirnya mencatat putaran terbaik 1:52,222 dan berada di urutan ke-35. Gerry akan memulai dua balapan Moto3 Junior World Championship dari baris ke-10, tepatnya di posisi ke-29.

Kedua pebalap masing-masing akan menjalani dua balapan pada Minggu (10/6/2018). Balapan Junior World Championship akan berlangsung pada pukul 11.00 dan 14.00 waktu setempat (16.00 dan 19.00 WIB), sementara Moto2 pada pukul 12.00 dan 15.00 waktu setempat (17.00 dan 20.00 WIB). Semua balapan bisa disaksikan secara langsung melalui channel FIM CEV di YouTube.

Gerry Salim:

“Saya merasa sangat nyaman saat menjalani dua lap pertama pada QP1. Tetapi, sayangnya saya terjatuh dan kami tidak bisa memperbaiki motor terpat waktu. Pada sesi siang, sulit bagi saya untuk mendapatkan feeling yang bagus, karena setelah terjatuh, saya mulai terlalu kuat mengerem di tikungan, dan itu membuat saya kesulitan menajamkan waktu putaran. Sayang memang, karena sejak Kamis hingga Sabtu pagi, saya merasa banyak mendapatkan kemajuan dan saya sangat suka sirkuit ini. Besok (Minggu, 10/6/2018), saya akan mencoba untuk lebih tenang dan mendapatkan feeling yang bagus saat sesi pemanasan. Saya optimistis dan saya rasa saya akan bisa mendapatkan poin.”

Dimas Ekky:

“Sayang sekali, pada QP1 saya tidak bisa melakukan lebih dari dua lap karena terjatuh dengan keras di tikungan 3. Kerusakan motor cukup parah dan lutut kiri saya terbentur dengan keras. Terima kasih kepada tim karena sudah melakukan pekerjaan luar biasa dalam memperbaiki motor sehingga bisa dipakai saat QP2. Pada sesi sore, saya berusaha tetap positif dan sedikit demi sedikit waktu saya membaik. Padatnya lintasan sempat menghambat saya beberapa kali, tetapi kami punya kecepatan yang bagus yaitu 1:46 dan itu hasil yang positif. Sayang, putaran cepat saya dibatalkan, padahal saya merasa tidak melewati bagian hijau lintasan dan masih dalam batas yang ditetapkan. Sekarang, kami harus fokus pada dua balapan yang akan berlangsung Minggu. Kami harus siap menghadapi cuaca yang sangat panas. Saya siap memberikan yang terbaik.”

 

MOTO3 QUALIFYING 1&2 (Combined)
1 Manuel Pagliani Leopard Junior Honda 1:49.674
2 Sergio Garcia Junior Team Estrella Galicia 0,0 Honda +0.035
3 Aleix Viu Marinelli Sniper Team Honda +0.129
4 Jerermy Alcoba Junior Team Estrella Galicia 0,0 Honda +0.132
5 Raul Fernandez Angel Nieto Team KTM +0.655
29 Gerry Salim Astra Honda Racing Team Honda +1.581
  Garuda Muda yang bertarung di gelaran balap bergengsi WorldSSP300 Ceko, Galang Hendra Pratama berhasil
Berkah THR (Tunjangan Hari Raya) menjelang hari raya Lebaran tentunya disambut gembira oleh mereka yang
  Galang Hendra Pratama kembali membuktikan konsistensinya menjadi Rider tercepat. Garuda Muda asal Yogyakarta ini
Aktivitas mudik selalu dijalani tiap tahun menjelang Hari Raya Lebaran. Momen itu pun menjadi tradisi