Minggu ini menjadi perayaan ke-40 tahun penyelenggaraan balap Ketahanan Suzuka 8 Jam. Balapan yang diakui dunia internasional ini dihadiri oleh Astra Honda Racing Team yang akan menerjunkan Dimas Ekky, Rheza Danica dan Awhin Sanjaya.

Dimas, pebalap di Moto2 Kejuaraan Eropa FIM CEV, akan bergabung bersama Ratthapong Wilairot dan Md. Zaghwan Zaidi di tim Satu Hati Honda Team Asia, bertekad mengulang sukses pencapaian tahun lalu. Di tahun 2016, melalui perjuangan yang sangat keras dari dua pebalap di tim ini, Dimas dan teammate-nya berhasil finis ke-8, prestasi terbaik dari seluruh tim Honda yang berlaga dan menjadi pencapain bersejarah bagi tim.

Di Suzuka 4 jam, pebalap Asia Road Racing Championship Awhin Sanjaya dan Rheza Danica akan berusaha mempertahankan gelar juara AHRT. Tahun lalu, Rheza Danica dan Irfan Ardiansyah menjuarai balapan setelah kerja keras ditunjang strategi tim yang brilian. Awhin sudah membuktikan talentanya sebagai rookie di ARRC dengan peringkat ke-6.

Beberapa pebalap kejuaraan dunia MotoGP akan berpartisipasi di ajang ini, seperti Jack Miller dan Takaaki Nakagami, membuat persaingan untuk meraih posisi teratas menjadi sangat ketat. Balap Suzuka 8 Jam akan dihajat hari Minggu antara pukul 11:30 hingga 19:30, sedangkan Suzuka 4 Jam dipentas hari Sabtu antara pukul 9:00 hingga 13:00 waktu setempat (Jepang). Kedua balapan ini bisa disaksikan secara langsung di website FIM EWC.

Dimas Ekky Pratama
“Tahun ini balapan akan berlangsung sangat ketat. Saya hampir belum berlatih dengan Honda CBR terbitan tahun 2017 yang akan saya gunakan balapan kali ini, karena baru menjajalnya selama 2 hari, itupun dua bulan lalu. Target kami bisa meraih hasil lebih baik dari dari tahun lalu di posisi ke-8 dan berhasil meraih 5 besar, karena tahun lalu kami balapan hanya dengan 2 pebalap, sedangkan tahun ini kami akan turun dengan 3 pebalap. Balapan kali ini semakin sulit, karena akan dihadiri pebalap-pebalap kelas dunia dengan motor-motor pabrikan, tapi di balap Suzuka 8 Jam, apapun bisa terjadi. Saya yakin kami akan senang menjalaninya, saya akan berusaha ekstrakeras untuk menunjukkan bahwa pebalap-pebalap Asia memiliki performa yang bagus.”

Rheza Dhanica
“Menjuara Suzuka 4 Jam tahun lalu tak hanya menjadi pengalaman berharga dalam hidupku, tapi juga pencapaian terbaik dalam karir balapku. Menapaki podium juara diiringi kibaran bendera Indonesia adalah momen yang tak terlupakan dan tak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Saya sudah siap berkompetisi di Suzuka lagi.”

Awhin Sanjaya
“Balapan di Suzuka menggunakan motor Supersport 600cc adalah tantangan baru bagiku, dan saya berharap bisa meraih hasil terbaik di pengalaman pertamaku ini. Saya sangat optimis ketika dipasangkan dengan Rheza [Danica], Sang Juara tahun lalu. Saya berharap bisa kembali mengibarkan bendera Indonesia di podium tertinggi Suzuka.” Sumber: Honda.

  Garuda Muda yang bertarung di gelaran balap bergengsi WorldSSP300 Ceko, Galang Hendra Pratama berhasil
Berkah THR (Tunjangan Hari Raya) menjelang hari raya Lebaran tentunya disambut gembira oleh mereka yang
  Galang Hendra Pratama kembali membuktikan konsistensinya menjadi Rider tercepat. Garuda Muda asal Yogyakarta ini
Aktivitas mudik selalu dijalani tiap tahun menjelang Hari Raya Lebaran. Momen itu pun menjadi tradisi