Lagi cari oli yg bisa diatas 2500km msh oke,, gara” kelewat ganti oli naek ke filter alhasil ganti filter yg pdhl msh mulus motor baru bbrp bulan beli 🤔🤔(2000km ga sampe sebulan). Oli apa ya om yg bgs untuk motor sibuk buat ngantor jarak jauh (80an km tiap hari)+macek jkt-bogor tks yg mo ksh saran&solusi

Sy share deh, krn sy pernah bekrrja di oli BP(beyound Petrolium) oli jaman sekarang seharusnya bisa tahan sampai 20km, tetapi sewaktu oli mesin memasuki 5000 km sudah semestinya melakukan pengecekan dan penambahan jika dibutuhkan, karena pemakaian kan beda2 tergantung cuaca kalau musim panas mestinya oli bisa cepat menguap, menguap bukan berarti oli jelek tapi wajar karena kerja mesin diatas 100 derajat, sewaktu anda membeli kendaraan cek dahulu di manual book biasanya anda akan menemukan yg namanya SAE nah disitu ada beberapa yg bisa anda pilih , sy akan coba jelaskan misalnya bawaan mesin umumnya memakai SAE 5w-30 ini artinua kekentalan oli hanya 3 disaat mesin dibawah 60derajat, ketika suhu mesin berada diatas 60derajat maka kekentalan atau viskositas menjadi 30 dan stabil di angka itu, jika anda memakai oli dengan mutu yg kurang baik maka oli tersebut menjadi encer spt air dan kacaulah semua fungsi pendinginan dan pelumasan didalam mesin, sebaliknya jika anda memakai oli 20w-50 di mesin baru ini jg merupakan kesalahan fatal 20w oli anda waktu dingin kentalnya 20 begitu start mesin olinya lama utk naik melumasi seluruh mesin anda, nah terlebih mesin sudah di atas 60 derajat kekentalan menjadi 50 utj mesin baru ini akan menjadi maslah baru dimana mesin anda akan cepat panas melebihi standarnya karena kerja mesin menjadi berat kenapa? Mesin baru mempunyai presisi yg masi bagus sehingga kerapatan antara gear logam di dalamnya masi rapat sekali di timpa dengan kekentalan yg melebihi rekomendasi maka tekanan didalam mesin menjadi bertambah besar sehingga seal2 di mesin cepat rembes dan memperpendek umur mesin.

Itu maslaah SAE kedua adalah masalah API ini banyak yg tidak tau, API service merupakan standar oli yg di sarankan utk setiap mesin yg diproduksi bisa di brosing ya gan, api service s.. Awalan s.. Utk mesin bensin dan c.. Utk mesin diesel, misalnya mesin anda seharusnya memakai api service SN anda mengunakan SM berdasarkan abjad A_Z semakin tinggi abjad semakin baik teknologinya jadi M lebih rendah dari N maka pemilihan oli anda sudah lebih ketingalan satu step dari teknologi mesin anda sendiri mengakibatkan cepatnya fisik dari oli itu rusak, bagaimana mana jika kita memakai api service yg lebih besar misalnya rekomendasi mesin kita SN kita memakai SO tentunya aman kekurangannya adalah anda harus membayar lebih mahal pemborosan lah ya, jadi cukup dengan rekomendasi mesin saja, dipasaran kita akan menjumpai misal API CN/SN ini berarti direkomendasikan kepada mesin diesel, misal mesin anda bensin nah oli tersebut bisa dipakai untuk mesin bensin tetapi bersifat sementara urgen saja ketika anda sudah mencapai tujuan anda tukarlah kembali ke API Berawalan S..

Nah utk pemilihan pelumas yg tepat kembali cek buku manual mobil atau bisa tanyakan ke dealer masing2 merk monmbil utk pemakaian SAE dan API service yg direkomendasikan mesin, jika mobil anda sudah diatas mgkin 5 thn anda boleh meningkatkan kekentalanya misal dari SAE 5w-30 menjadi 10w-40, tetapi jika mesin anda masi prima jgn ddi upgrade keketalannya. Biarkan saja memakai bawaan mesin, umumnya mesin baru di isi 5w-30, yg perlu di ketahui lagi pelumas di pasaran terdapat 3 varian, mineral base, semi syntetic base, full synstetic base ini berarti ketika oli mentah di tambang makan akan diukur kandungan syntetisnya jika synteticnya dibawah (saya lupa nominalnya) ketrntuan makan di masukkan ke golongan mineral base, nah jika di tengah2 maka digolongkan semi base, jika diatas ketentuan maka digolongkan full syntetis base, setelah itu barulah di campur dengan addictive untuk menaikkan mutu dari oli dan varian oli tersebut apakah utk oli mesin oli diesel mesin bensin atau oli hydrolik dsbnya, mgkin ingin bertanya bedanya apa, secara umum kita tahu adalah mineral base murah, semi lumayan, full base mahal hehe, nah penerapannya tergantung dengan kondisi dan pemakaian anda kalau spt kasus diatas sebaiknya mengunakan semi base atau full syntetic base, karena semakin besar kandungan synteticnya semakin besar daya tahan pelumasan dari berbagai kondisi spt kerja extra, jalan jauh, cuaca extreme, meain bekerja 24 jam nonstop tentu piluhan pelumasnya harus full syntetic , kalau dalam kota cukup semi base atau mineral base biar kantong ga jebol haha, kembali lagi maslah daya tahan pelumas kepada setiap mesin berbeda2.

Lanjut dari yang tadi ya, maka durasi pemakaian oli maksimal ya 10rb km utk mobil dan 5rb km utk motor, nah utk mobil diatas 5rb lakukan pengecekan bila perli di tambah dlam interval 1000 lakukan pengecekan sampai 10rb, biar aman, ketika kita top up makan fisik oli akan naik lagi performa mesin tetap terjaga, nah utk motor 2000 km lakukan pengecekan bila perlu top up, lakukan pengecrkan interval 1000km pada lvl 3000km, 4000km dan 5000 gantilah nanti pabrik pelumas tutup kalau kelamaan hahaha, sebetulnya kalau ada laboratorium enak 5000 cek kalau masi bagus berarti masi bisa di gunakan, sy pernah menemukan kasun pelumas diesel 25rb km masi bagus, nah tergantung mesin anda apakah sehat atau tidak, jika klep anda masi prima maka bbm tidak akan masuk ke pelumasan jadi lebih tahan lama, krn pelumas sgt rentan terhadap bbm bensin atau solar jika terkontaminasi maka fisik dari pelumas itu cepat down Nah utk pemilihan pelumas semoga teman teman sekalian tidak salah mengambil keputusan jangan sampai menghemat pelumas yg tak seberapa merusak mesin anda dan perjalanan anda hahahaha selamat berkendara.

Yamaha Nmax Indonesia

 

  Garuda Muda yang bertarung di gelaran balap bergengsi WorldSSP300 Ceko, Galang Hendra Pratama berhasil
Berkah THR (Tunjangan Hari Raya) menjelang hari raya Lebaran tentunya disambut gembira oleh mereka yang
  Galang Hendra Pratama kembali membuktikan konsistensinya menjadi Rider tercepat. Garuda Muda asal Yogyakarta ini
Aktivitas mudik selalu dijalani tiap tahun menjelang Hari Raya Lebaran. Momen itu pun menjadi tradisi