Motoengine.com – Posisi grid Motogp Austin 2017 di Amerika sebelum lomba dipimpin oleh Marquez, Vinales, Rossi dan diikuti Pedrosa dari garis kedua namun selepas lampu start menyala Pedrosa langsung menyalip tiga pembalap didepannya dan memimpin lomba hingga delapan lap. Pedrosa yang memakai ban depan medium diawal lomba bisa cepat memacu motornya namun dipertengahan lomba Marquez dengan ban depan Hard berhasil menyalip pedrosa. Kemenangan Marquez di Red Bull Grand Prix di Amerika mencetak sejarah baru lima kali berturut-turut juara disini.

Sangat disayangkan dilap-lap awal Vinales crash ketika berada diposisi keempat dibelakang rossi berdampak berkurangnya keseruan di lonba kali ini. Bisa jadibfsktor ban yang masih dingin belum mencengkram erat lintasan penyebab jatuhnya Vinales Padahal sepertinya Vinales terlihat bermain aman diawal star tidak ngotot gas pol atau mungkin tekanan psikologis harus menang berdampak melakukan kesalahan sendiri. Berbeda dengan Marquez yang juga mendapat tekanan publik sebagai juara bertahan yang jauh tertinggal diklasmen sementara akhirnya bisa membuktikan dirinya masih pantas dan kuat menjadi kandidat calon juara dunia MotoGp 2017.

Pertengahan lomba Posisi kelima Cruthlow dengan hondanya menekan Zarco sang rokie yang memakai Yamaha. Tidak mau disalip oleh Crutchlow maka Zarco sekuat tenaga juga menekan Rossi yang lagi serius gas pol menyerang Pedrosa dan Marquez didepannya, kengototan Zarco untuk mengejar Rossi berdampak terjadi senggolan diantara keduanya yang menyebabkan Rossi melebar dan keluar lintasan dan Rossi sekilas melihat Zarco dan langsung kembali gas pol ke lintasan, ternyata senggolan tersebut malah membuat Rossi memotong dua tikungan lebih cepat sehingga dia di penalti 0.3 detik untuk waktu akhir yang diperolehnya.

Dengan mendapat pinalti 0.3 detik bukannya menyurutkan semangat rossi malah membuat dirinya bak peluru siap meluncur dengan cepat menghajar siapa aja yang ada didepannya dan akhirnya dilap ke dua puluh Rossi overtake Pedrosa dengan kekuatan penuh langsung melesat mengejar Marquez namun sayang lomba sebentar lagi berakhir dan hasil terbaik ketika bendera finish dikibarkan Rossi meraih posisi kedua, Marquez pertama dan Pedrosa ketiga. Karena Rossi masuk finish dua detik lebih cepat maka pinalti yang diterima rossi sebesar 0.3 detik tidak ada artinya dan Rossi tetap podium kedua. Selamat buat Marquez yang telah mebuktikan dirinya sebagai juara bertahan Raja MotoGp dan masih sangat kuat dan tidak bisa diremehkan oleh siapapun dan buat Vinales semangat berjuang dengan konsisten buat balapan kedepannya, masih banyak tantangan yang lebih berat di sirkuit selanjutnya dan buktikan menjadi yang terbaik untuk Juara Dunia MotoGp 2017.

 

  Garuda Muda yang bertarung di gelaran balap bergengsi WorldSSP300 Ceko, Galang Hendra Pratama berhasil
Berkah THR (Tunjangan Hari Raya) menjelang hari raya Lebaran tentunya disambut gembira oleh mereka yang
  Galang Hendra Pratama kembali membuktikan konsistensinya menjadi Rider tercepat. Garuda Muda asal Yogyakarta ini
Aktivitas mudik selalu dijalani tiap tahun menjelang Hari Raya Lebaran. Momen itu pun menjadi tradisi