Motoengine.com – Dear motolova, dua bulan ini september – oktober 2016 pemerintah sedang melaksanakan program uji publik untuk mengetahui perilaku berkendara dengan motor listrik. Ujicoba dilakukan oleh Kementerian Perhubungan (Dephub) menggunakan motor Honda Ev Neo. Ujicoba baru dimulai tapi sudah mendapat tanggapan dari ketua umum AISI Gunadi Shinduwinata yang menilai kehadiran motor listrik di Indonesia belum cocok, masih banyak kendala seperti infrastruktur, jarak tempuh, harga dan masih tanda tanya motor listrik untuk produksi massal.

Motor listrik gesits

Motor listrik gesits

Komentar ketua umum AISI membuat CEO Garansindo Grup  Muhammad Al Abdullah meradang disebabkan tes  uji coba melayakan motor listrik denga Honda Ev Neo hanya menggunakan spek mesin setara motor konvensional 50cc, jarak tempuh Max 34 KM dengan waktu setengah jam untuk mengisi ulang battery. Spek motor uji coba yang tidak sesuai dengan kriteria umum kendaraan motor yang biasa digunakan masyarakat Indonesia minimal 110-125 cc membuat Muhammad Al badullah bertanya-tanya ada agenda tersembunyi apa, pengiringan opini bahwa motor listrik belum layak di produksi masal. “Sekarang ini ada misi pembodohan, kenapa? Motor yang digunakan abal-abal.”

Motor listrik gesit

Motor listrik gesit

Garansindo sendiri berencana memasarkan produksi motor listriknya ke pasaran umum dan telah mengadakan riset bersama dengan Institut Teknologi sepuluh november dengan merek dagang GESITS. Spesifikasi motor gesits setara motor konvensional dengan kapasitas mesin 125cc dan  dapat digunakan untuk jarak tempuh 80-100 KM. Seharusnya motor GESITS produksi anak bangsa ini di gunakan juga dalam uji coba berbarengan Honda Ev Neo agar hasilnya lebih akurat.

screenshot_2016-09-11-16-54-39-01

Motor listrik GESITS buatan indonesia sudah bisa di pesan melaui inden online klik disini.  Sudah lebih dari 20.000an unit dipesan, jumlah yang luar biasa untuk sebuah motor merk baru, pabrikan baru dengan teknologi baru pula. Diperkirakan motor listrik kedepannya akan menjadi pilihan pavorit masyarakat yang semakin sadar akan prodak ramah lingkungan dan hemat energi pengganti alternatif mesin motor konvensional.

 

 

 

 

Motoengine.com - Dear motolova, tak disangka ternyata motor listrik ramah lingkungan buatan anak bangsa kerjasama
Pertarungan ketat berlangsung dalam race 1 kelas Underbone 150 cc (UB150) gelaran Asia Road Racing
MAXI Yamaha Day menghampiri Sulawesi pekan ini Sabtu 21 April 2018 di Anjungan Pantai Losari
Pembalap kebanggaan tanah air, Galang Hendra Pratama membuktikan kemampuannya di balap level dunia WSSP300 yang
  Babak kualifikasi kelas Asia Production 250 (AP250) gelaran Asia Road Racing Championship (ARRC) 2018