Dari semua pembalap Yamaha, pembalap MotoGP Valentino Rossi, adalah yang paling berprestasi. Kisah cintanya dengan YZR-M1 telah berjalan kuat selama bertahun-tahun dan menghasilkan 55 kemenangan sampai saat ini. Rekan setimnya Viñales baru saja berkompetisi sebagai bagian dari tim Movistar Yamaha MotoGP untuk lima balapan, namun dia telah mencapai 60% kemenangan yang mengesankan di Yamaha, berkat kemenangannya di Qatar, Argentina dan Prancis.

Bintang Grand Prix lain yang menorehkan namanya dalam daftar pemenang Yamaha adalah Jorge Lorenzo (44 menang), Phil Read (39 menang), Eddie Lawson (26 menang), Wayne Rainey (24 menang), Kenny Roberts Sr. (24 menang) Bill Ivy (21 menang), Carlos Lavado (19 menang), Luca Cadalora (13 menang), Giacomo Agostini (12 menang) dan masih banyak lagi.

Valentino Rossi

Movistar Yamaha MotoGP Rider

“Merupakan kehormatan besar bagi saya untuk menjadi top skor dalam meraih prestasi Yamaha 500 Grand Prix. Saya telah menyumbang 55 kemenangan dan saya sangat senang untuk ini. Saya ingat momen-momen ini dan sangat luar biasa untuk terus bisa mengendarai Yamaha setelah bertahun-tahun. Menjadi pembalap Yamaha selalu spesial, karena Anda tidak hanya mengendarai sepeda motor yang luar biasa, tapi juga Anda juga bagian dari tim spesial. Sayang sekali saya tidak berdiri di atas podium hari ini untuk merayakan kesempatan tersebut, namun saya masih memiliki beberapa balapan dengan Yamaha M1 dan saya berharap dapat meningkatkan jumlah kemenangan saya lebih jauh.”

Phil Read (39 Kemenangan bersama Yamaha)

“Undangan pertama dari Yamaha ke Jepang membuat sangat bersemangat dan sungguh menakjubkan bagi saya untuk balapan di GP Suzuka pertama kali. Ketika saya kembali ke markas Yamaha di Hamamatsu setelah event ini untuk pulih dari masa pengujian dan lomba, saya kemudian diajak naik motor pabrikan mereka di musim 1964, namun hanya lima GP yang akan didukung pabrik. Tahun-tahun awal tidak mudah dan saya merasa bahwa, dengan lebih banyak dukungan, saya memiliki lebih banyak hal untuk dipersembahkan kepada Yamaha, tapi saya sangat senang telah berkontribusi dalam meraih 500 GP Yamaha berkat kemenangan saya di kelas 125 dan 250. Tim Yamaha GP menjadi “Happy Team” di tahun-tahun berikutnya, apalagi sekarang, karena Yamaha Motor Racing telah menjadi tim yang sangat terorganisir di bawah pengelolaan Lin Jarvis dan tim adminnya. ”

 

Wayne Rainey (24 Kemenangan bersama Yamaha)

“Pencapaian terbesar saya di Yamaha adalah memenangkan tiga Kejuaraan Dunia. Saya membalap enam musim Grand Prix bersama mereka dan saya meraih 64 kali podium di lebih dari 80 balapan sehingga kami memiliki banyak kesuksesan bersama. DNA Yamaha adalah balap. Saya memenangkan 24 balapan dengan Yamaha dan dapat saya katakan bahwa setiap kali saya balapan bersama mereka, mereka semua ikut terlibat. Kami memacu agar motor, diri saya sendiri dan tim mengeluarkan usaha terbaik. Yamaha berkomitmen terhadap proyek tersebut seperti saya. Kami tidak bisa menyelesaikan semua yang kami lakukan tanpa satu sama lain. Kami adalah tim yang hebat. Yamaha menjadi pilihan mudah bagi saya karena mereka adalah perusahaan yang hebat dan saya selalu merasa diterima di sana. Ketika saya melihat diri saya ada di rangkaian 500 kemenangan Yamaha, saya tahu kontribusi saya dan sangat menakjubkan untuk berpikir bahwa Yamaha telah berada di sana untuk semua 500 itu. Terasa sangat istimewa bagi saya menjadi bagian kemenangan itu, karena komitmen Yamaha adalah untuk menang dan memberikan kepada saya serta pembalap lain kesempatan untuk menang. Menjadi seorang pemenang Grand Prix adalah hal terbaik bagi pembalap dan memiliki 500 kemenangan sungguh menakjubkan. Saya sangat tersanjung menjadi bagian tersebut.”

 

Kenny Roberts (24 Kemenangan bersama Yamaha)

“Pada tahun 1978 ketika saya tidak membalap untuk pabrikan, saya memenangkan Kejuaraan Dunia dan kemudian pabrikan Jepang tersebut mengatakan: ‘Tidak, dia membalap untuk saya!’. Jadi saya pergi ke Jepang pada bulan Februari, tapi tidak segera menandatangani kontrak. Saya pergi dan diuji, punggung saya patah, limpa saya pecah, tulang selangka kiri saya patah dan mereka tidak tahu apakah saya akan hidup, atau balapan lagi. Saya berbaring di rumah sakit selama tiga minggu dengan tabung di mana-mana dan saya pikir mereka tidak akan menandatangani kontrak dengan saya, tapi Hada san, yang merupakan pimpinan semua balap dan legendaris saat itu, berjalan di rumah sakit suatu hari dan berkata ‘Ayo, Nak, kita punya kontrak untuk ditandatangani!’. Itu Yamaha, ini keluarga besar Jepang. Etika kerja karyawan Yamaha, yang saya perhatikan sebagai orang Amerika, sangat mengagumkan. Yamaha adalah perusahaan dengan pemikiran “paling barat” dalam bisnis sepeda motor dan karena itulah mereka menjadi perusahaan sepeda motor yang paling banyak menang dalam bisnis motor. Saya akan selalu menganggap diri saya bagian dari keluarga Yamaha, itu adalah salah satu momen terbaik dalam hidup saya dan saya masih menikmatinya. Sejauh memberikan kontribusi pada balapan, saya pikir itu mungkin sekunder karena menjadi bagian dari keluarga Yamaha, tapi saya sangat bersyukur tercatat bersama dengan bintang balap saat ini dan semua orang sebelum saya. Mereka semua adalah pembalap hebat, ini adalah kehormatan besar bagi saya, berterima kasih pada Yamaha tidak akan cukup. ”

 

Carlos Lavado (19 Kemenangan bersama Yamaha)

“Selamat kepada Yamaha untuk meraih kemenangan ke-500 di balapan Grand Prix. Saya sangat bangga dan merasa terhormat bahwa saya membalap 12 tahun bersama Yamaha dalam 15 tahun karir saya yang panjang. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Yamaha atas semua yang mereka berikan kepada saya dan untuk apa yang terus mereka berikan hingga hari ini. 19 kemenangan saya hanya ‘setetes’ di ‘lautan kemenangan’ yang telah mereka raih, tapi saya sangat tersanjung karena nama saya masuk dalam daftar juara hebat yang memungkinkan Yamaha mencapai hasil yang menakjubkan ini. Saya sangat ingin mengucapkan selamat kepada semua orang yang bekerja di departemen balap Yamaha dan saya berharap mereka mendapatkan lebih banyak kemenangan, yang mereka layak dapatkan atas komitmen, usaha dan kemanusiaan mereka. ”

 

Luca Cadalora (13 Kemenangan bersama Yamaha)

“Berada diantara para pembalap yang telah memenangkan balapan dengan Yamaha di Kejuaraan Dunia adalah kepuasan besar. Meski saya juga berlomba dan menang dengan pabrikan lain, saya selalu merasa menjadi ‘pembalap Yamaha’, karena saya selalu merasa ‘di rumah’ bersama mereka, terutama dari sudut pandang manusia. Menjadi ‘siaran pers yang sama’ dengan Rainey dan Roberts: ini adalah sumber kebanggaan besar. Kemenangan pertama saya di 250cc di Nürburgring dalam kondisi cuaca beragam dan kemenangan di Suzuka pada tahun 1990 adalah kenangan terbaik yang saya miliki dalam karir saya di Yamaha. Semua kemenangan lainnya dalam 250cc, misalnya di Laguna Seca pada tahun 1994, dimana saya adalah pembalap non-Amerika pertama yang menang di sana, masih ada dalam benak saya. Yang benar-benar membuat Yamaha berbeda adalah filosofi mereka: mereka selalu memberi pengendara motor terbaik untuknya, mereka membuatnya untuknya; Ini adalah sesuatu yang tidak Anda temukan di tempat lain. Sekarang saya berada di Factory Team dalam peran yang berbeda, bekerja sama dengan Valentino, pembalap yang telah meraih banyak kemenangan bagi Yamaha, ini memberi saya perasaan bangga yang sama sekali berbeda, meski sama kuatnya dengan saat saya menjadi pembalap. ”

 

Giacomo Agostini (12 Kemenangan bersama Yamaha)

“Saya memiliki kenangan indah dari tahun-tahun saya bersama Yamaha. Ketika saya meninggalkan MV Agusta dan Italia pada tahun 1974 dan pindah ke Yamaha, saya memiliki beberapa masalah, namun setelah perjalanan saya ke Jepang untuk bertemu dengan manajemen dan para engineer, saya menyadari bahwa saya telah menemukan keluarga baru. Saya dimanjakan dan saya mendapat banyak perhatian. Kami mempersiapkan motor bersama, terutama untuk Daytona 200 Miles, yang saya menangi dalam debut saya. Menjadi pembalap Yamaha sangat bangga karena ini adalah salah satu produsen terbesar dan paling bergengsi di dunia, yang mampu mengembangkan teknologi perintis. Dengan Yamaha saya memenangi dua belas Kejuaraan Dunia dan saya senang dan bangga bahwa saya adalah pembalap pertama yang mengantarkan gelar di kelas utama. 500 kemenangan adalah prestasi yang menakjubkan dan itu adalah hasil dari ketrampilan kerja, teknologi, dan profesional yang luar biasa. Jangan pernah lupa: Anda ada di sana untuk menang!” Sumber: Yamaha.

Berkah THR (Tunjangan Hari Raya) menjelang hari raya Lebaran tentunya disambut gembira oleh mereka yang
  Galang Hendra Pratama kembali membuktikan konsistensinya menjadi Rider tercepat. Garuda Muda asal Yogyakarta ini
Aktivitas mudik selalu dijalani tiap tahun menjelang Hari Raya Lebaran. Momen itu pun menjadi tradisi
Astra Honda Racing Team kembali beraksi akhir pekan ini di Barcelona-Catalunya Circuit pada putaran keempat