Motoengine.com, siapa hayoo yang gak ngiler liat motor terbaru Honda CBR1000RR Fireblade yang mejeng di pameran GIIAS 2017. Walau dibekali mesin dengan bore dan stroke tetap 76 x 55,1 mm, Honda CBR1000RR Fireblade MY17 ternyata lebih bertenaga, Kompresinya naik jadi 13:1 dan perubahan lainnya sehingga menghasilkan power 189 hp @ 13.000 rpm dan torsi 116 Nm @ 11.000 rpm. Dibandingkan versi lamanya menghasilkan poeer 178,4 dk (133 kW)/12.250 rpm 114 Nm/10.500 rpm. Motor baru pasti dibekali dengan material yang lebih ringan tapi lebih kuat agar tercapai power to wieght rationya lebih baik dan ini yang terjadi di motor Fire Blade terbaru dengan bobot baru yang lebih ringan hanya 195 kg, menyebabkan power to weight ratio lebih baik 14% dibanding versi lama. Harga yang dibandrol pada Honda CBR1000RR Fireblade sekitar 599 jutaan untuk versi standar ABS warna victory red sedangkan versi SP dibanderol 699 Jutaaan dengan suspensi Ohlins plus Quickshifter dan Downshift Assist yang berfungsi menaikan dan menurunkan gigi tanpa harus menekan tuas kopling sehingga sangat berguna saat riding diatas lintasan balap.

Berubahnya performa Honda CBR1000RR Fireblade menjadi naik signifikan dikarenakan ada perubahan yang dilakukan pada internal mesinnya yang antara lain ubahan piston untuk menaikkan rasio kompresi dari 12,3:1 jadi 13:1. Kedua, rubahan pada valve bukaan katupnya dengan lift yang lebih tinggi dengan tujuan menaikkan putaran mesin agar tercapai tenaga maksimal mesin dari 12.250 rpm jadi 13.000 rpm. Ketiga Direct Air Induction System atau masuknya udara ke mesin dibuat lebih lebar dari versi sebelumnya dan bak penampung oli yang terbuat dari alumunium berubah jadi magnesium. Untuk menaikan performa dengan power to weight ratio maka bobot gir transmisi, kopling dan radiator di peringan sekitar 1.5 Kg. Posisi harga Honda CBR1000 Fireblade 599 Jutaan lebih mahal dibanding kompetitornya Kawasaki ZX@10R yang hanya dibandrol 460 jutaan, sedangkan dibanding Yamaha R1 hanya beda tipis yang di banderol 605 Jutaan.

  Garuda Muda yang bertarung di gelaran balap bergengsi WorldSSP300 Ceko, Galang Hendra Pratama berhasil
Berkah THR (Tunjangan Hari Raya) menjelang hari raya Lebaran tentunya disambut gembira oleh mereka yang
  Galang Hendra Pratama kembali membuktikan konsistensinya menjadi Rider tercepat. Garuda Muda asal Yogyakarta ini
Aktivitas mudik selalu dijalani tiap tahun menjelang Hari Raya Lebaran. Momen itu pun menjadi tradisi