Akhir pekan ini, siap diselenggarakan Kejurnas Sport 250 cc dan Kejurnas Sport 150 cc dalam gelaran seri ke-2 IRS 2017 di Sirkuit Sentul, Bogor (20-21 Mei). Pebalap andalan Yamaha Indonesia seperti, Willy Hammer (Yamaha Yamalube NHK IRC Nissin DID NGK Bahtera Racing) dan Rafid Topan (Yamaha Yamalube IRC KYT Cream-pie Syafina) yang bertarung ketat saat putaran pertama IRS 2017 lalu (18-19 Maret) akan berupaya mempertahankan prestasinya.

Di seri awal, mereka bergantian meraih podium tertinggi dalam dua race Kejurnas Sport 250 cc. Tidak kalah menarik diperhatikan, bahwa kekuatan tim Yamaha akan semakina kuat dengan kembalinya Syahrul Amin, juara nasional Sport 250 cc dan Sport 150 cc tahun 2016 setelah menjalani penyembuhan cedera pada kakinya.

Racer tim Yamaha Yamalube NHK IRC Nissin DID NGK Bahtera Racing ini menambah solid skuad para petarung Yamaha. “Ini seri perdana bagi saya. Syahrul akan kasih yang terbaik buat Yamaha, tim dan keluarga. Saya sudah menjalani latihan untuk beradaptasi setelah operasi pada kaki. Secara bertahap sudah mendapat feeling di Sentul, “tutur Syahrul Amin yang diback-up tuner Gendut GDT Racing.

Disamping itu, barisan rider Yamaha yang bertarung di Kejurnas Sport 150 dipastikan pula ingin mempertahankan dominasinya. Mengingat dalam dua race Kejurnas Sport 150 cc di seri pertama IRS 2017 lalu  terbukti mendominasi. Dalam race 1 dan 2 memborong podium juara. Bahkan hingga posisi 8 besar dikuasai motor sport YZF-R15.

Richard Taroreh (Yamaha Yamalube Jasti Putra NHK FDR 549 Kaboci) dan Gupita Kresna (Yamaha Yamalube PT. MJB Swallow Nissin KYT KYB DID) konsisten menjadi yang terbaik dan runner-up dalam dua race Kejurnas Sport 150 cc yang dilombakan. Mereka akan berjuang keras untuk menambah pundi poin dan tetap memimpin klasemen sementara Kejurnas Sport 150 cc.

“Potensi untuk meningkatkan tenaga R15 masih terbuka. Kita sedang menguji coba daya tahan piston, “tutur Bima Aditya, mekanik yang mengawal Gupita Kresna yang jug adik kandungnya.

Pada sisi lain, dua pebalap tim Yamaha Racing Indonesia (YRI), Galang Hendra Pratama dan Rey Ratukore juga siap memperkuat kategori Kejurnas Sport 250 cc. Mereka berdua akan bertarung sesuai dengan spesifikasi mesin yang mengacu pada regulasi IRS 2017. Jadi bukan aturan standar yang diaplikasi saat Asia Road Racing Championship 2017 (ARRC 2017).

Perlu dipahami, bahwa saat seri awal Yamaha Sunday Race 2017 beberapa Minggu lalu (22-23 April), Rey Ratukore yang dikawal mekanik Leon Chandra dapat menembus catatan waktu 1 menit 43,5 detik dengan pacuannya Yamaha YZF-R25. Catatan waktu tersebut menjadi bukti kemajuan riset setelah adanya perubahan regulasi IRS 2017 dengan piston, magnet dan velg standar pabrik.

 

 “Keikutsertaan rider YRI, Galang Hendra dan Rey Ratukore di IRS sebagai sarana untuk menambah pengalaman dan peningkatan teknik balap mereka masing-masing. Dengan feeling motor yang berbeda dengan ARRC 2017 walaupun sama-sama Sport 250 cc. Kali ini, mereka ada di tim masing-masing. Rey berada di Rey Racing Speed (RRS) dan Galang bersama dengan skuad Yamaha TJM, “terang Wahyu Rusmayadi, manajer tim YRI yang baru saja pulang dari Italia mengawal Anggi Setiawan yang mengikuti pelatihan balap di VR46 Riders Academy The Master Camp 3. Sumber: Yamaha.

  Kualifikasi yang sulit bagi para pebalap Astra Honda Racing Team pada Sabtu (9/6/2018) di
  Garuda Muda yang bertarung di gelaran balap bergengsi WorldSSP300 Ceko, Galang Hendra Pratama berhasil
Berkah THR (Tunjangan Hari Raya) menjelang hari raya Lebaran tentunya disambut gembira oleh mereka yang
  Galang Hendra Pratama kembali membuktikan konsistensinya menjadi Rider tercepat. Garuda Muda asal Yogyakarta ini
Aktivitas mudik selalu dijalani tiap tahun menjelang Hari Raya Lebaran. Momen itu pun menjadi tradisi