Motoengine.com – Mungkin diantara kita masih ada yang bingung untuk memilih sebuah motor untuk dipakai sehari-hari untuk kerja atau sekedar hobi dipakai pas hari libur aja. Pertama perlu diingat kedua tipe ini motor sport atau matic jelas berbeda sekali fungsinya. Motor sport biasanya dikonotasikan untuk seorang yang berjiwa muda, tua juga gpp yg penting jiwanya selalu muda, motor kencang, posisi duduk bikin pegal, suka mereng-mereng istilah buat yang suka ngebut ala pembalap. Sedangkan motor matic biasanya berkesan santai, bisa bawa banyak barang, dan nyaman. Khusus motor matic 150cc ada prodak baru dari Yamaha dengan teknologi VVA yang kesan santai sebuah matic berubah jadi kesan motor matic cepat.

Untuk yang memilih motor berdasarkan fungsinya motor matic lebih di rekomendasikan. Motor matic hanya menarik tuas gas aja udah ngacir tidak perlu pencet kopling dan gonta ganti gigi. Motor matic baru dikelas 150cc ada Yamaha Nmax yang terkenal nyaman dikendarai dan berbagasi luas cocok sekali buat menemani aktivitas sehari-hari, dengan body boleh dibilang bongsor yamaha nmax juga recomended untuk berboncengan dengan isteri dan anak karena nyaman buat jalan-jalan dengan keluarga.

Selain Nmax ada motor matic terbaru dari Yamaha yaitu Aerox 155 yang dirancang sporty, akselerasi yahud, berbagasi lebih luas dari nmax. Cocok buat pengendara praktis tetapi masih suka selap-selip dijalan raya, untuk kondisi keramaian ibu kota ketika sering berhenti dan jalan ngegas langsung ngacir maka yamaha aerox 155 sangat cocok, apalagi bagasi 25 liter bisa mengangkut banyak barang tanpa perlu ribet digantung dimotor.

Membeli motor berdasarkan fungsinya cuma salah satu faktor dari beberapa poin yang bisa membantu kita mengambil suatu keputusan. Yang tidak kalah penting adalah faktor passion, soul atau cocoknya kita ingin motor matic atau sport. Percuma motor matic lebih praktis dan fungsinya lebih banyak dari motor sport tetapi kita tidak menjiwai ketika mengendarainya atau ada perasaan yang kurang feelnya saat mengendarai motor matic tetapi ketika mengendarai motor sport seolah-olah dunia milik kita berdua aja (kita ama motorsport yg lain ngontrak).

Kalau jiwanya sudah cocok dimotor matic tidak ada masalah langsung aja beli ke dealer. Nah yang jadi masalah adalah ingin motor praktis, bagasi motor luas dan nyaman dikendarai tetapi jiwanya passionnya ada dimotor sport, gimana mengatasinya? Beli aja keduanya satu motor matic untuk kerja sehari-hari dan kedua motor sport untuk menyalurkan hobi, simpel kan hehehe. Kalau bisanya beli satu motor gimana? Perlu dipikirkan lebih dalam lagi, kita sendiri yang lebih tau keadaan masing-masing, ada banyak faktor lain yang bisa mempengaruhn, silahkan mengambil keputusan.

Motoengine.com - Dear bro & sis, Kalau kita pantau terus berita di dunia blog otomotif,
Motoengine.com - Hari Sabtu (30 September) bertempat di Ecopark Ancol, telah berlangsung even fotografi model
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({}); Motoengine.com - Antara bersyukur dan rasa penasaran gimana kalau Kawasaki
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({}); Motoengine.com - Walau makin lama makin tergerus pangsa motor sport
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({}); Motoengine.com - Heran juga dengan kedigjayaan MX King 150 yang